Lompat ke isi utama

Berita

Humas Upgrade Series #2, Apriyanti Marwah Dorong Desain Kreatif yang Akurat dan Informatif

Tenaga Ahli Bawaslu RI, Apriyanti Marwah saat membuka kegiatan Humas Upgrade Series #2: Desain Kreatif, Informasi Efektif secara daring, Rabu (14/10)

Tenaga Ahli Bawaslu RI, Apriyanti Marwah saat membuka kegiatan Humas Upgrade Series #2: Desain Kreatif, Informasi Efektif secara daring, Rabu (14/10)

SELATPANJANG, BAWASLU KEPULAUAN MERANTI – Penguatan publikasi kelembagaan tidak hanya bergantung pada informasi yang disampaikan, tetapi juga pada cara informasi tersebut dikemas dan disajikan kepada masyarakat. Desain visual yang kreatif dinilai mampu membantu publik memahami pesan kelembagaan secara lebih mudah, selama tetap mengedepankan akurasi dan kejelasan informasi.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Tenaga Ahli Bawaslu RI, Apriyanti Marwah, saat membuka kegiatan Humas Upgrade Series #2: Desain Kreatif, Informasi Efektif yang diikuti oleh Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti secara daring, Rabu (14/10).

Dalam pemaparannya, Apriyanti menjelaskan bahwa informasi yang benar dan memiliki nilai penting belum tentu dapat tersampaikan secara efektif apabila disajikan dengan bahasa yang sulit dipahami atau tampilan yang kurang menarik. Oleh karena itu, pengelola kehumasan dituntut mampu mengemas informasi, termasuk materi yang berkaitan dengan aspek hukum, menjadi lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat tanpa mengurangi substansi yang terkandung di dalamnya.

“Desain bukan sekadar mempercantik tampilan publikasi, melainkan membantu menyederhanakan informasi, memperjelas pesan, dan membuat substansi kelembagaan lebih mudah dipahami oleh masyarakat,” kata Apriyanti.

Ia juga mengingatkan bahwa kreativitas dalam merancang publikasi perlu diimbangi dengan ketepatan informasi dan kesesuaian pesan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam pengelolaan media sosial, publikasi Bawaslu perlu berpedoman pada empat aspek utama, yakni informatif, edukatif, impresif, dan advokatif.

Keempat aspek tersebut menjadi landasan penting dalam membangun komunikasi kelembagaan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan edukasi, menarik perhatian publik, serta mendorong pemahaman masyarakat terhadap isu-isu kepemiluan dan demokrasi.

Lebih lanjut, Apriyanti berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling belajar dan meningkatkan kemampuan pengelola kehumasan. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan turut mendorong perbaikan kualitas kerja dan komunikasi di lingkungan kelembagaan Bawaslu.

“Kita sama-sama mau belajar agar menjadi pribadi yang lebih baik, dan terutama agar cara kerja kelembagaan Bawaslu menjadi lebih baik,” tegas Apriyanti.

Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi dan publikasi kelembagaan. Dengan memadukan kreativitas desain, ketepatan informasi, dan penyampaian pesan yang mudah dipahami, publikasi Bawaslu diharapkan semakin efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilu dan demokrasi.

Melalui penguatan kapasitas kehumasan yang berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan mampu menghadirkan informasi publik yang akurat, menarik, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Humas Bawaslu Kepulauan Meranti